Rabu, 11 September 2019

  • September 11, 2019
Umumnya para wanita melahirkan pada usia kandungan 39 sampai dengan 41 minggu. Tetapi satu dengan perempuan lain itu berbeda-beda, bisa saja lebih cepat atau justru lebih lama. Nah, inilah kenapa cukup penting memperhatikan tanda-tanda melahirkan agar suami bisa segera siapkan keperluan. Terutama bagi Anda yang sudah merencanakan untuk lahiran secara normal, karena berbeda dengan melahirkan menggunakan bantuan operasi caesar. Dimana untuk caesar lebih fleksibel dilakukan kapan saja selagi fisik bayi cukup kuat untuk segera dilahirkan.

Kenali Tanda-tanda Melahirkan Sejak Awal Agar Anda dan Pasangan Selalu Siaga

Dengan mengetahui tanda akan melahirkan secara normal, tentu Anda dan pasangan juga akan lebih mudah untuk segera melakukan persiapan. Hal itu berkaitan dengan segala perlengkapan atau kebutuhan selama proses melahirkan. Secara fisik, ada beberapa tanda yang bisa dikenali oleh ibu hamil seperti:

  1. Sulit tidur.
Bagi mereka yang sudah mendekati masa melahirkan pasti akan mengalami kesulitan untuk tidur. Karena bisa jadi itu merupakan salah satu tanda munculnya sebuah kontraksi bersifat halus. Dengan begitu ibu bisa saja akan segera mengalami yang namanya pecah ketuban secara mendadak.

  1. Punggung lebih nyeri dan kram perut.
Lalu gejala yang bisa dikenali berikutnya adalah seringnya merasakan nyeri pada bagian punggung. Bagian perut akan lebih mengeras karena si kecil mulai turun pada bagian mulut rahim. Mules berlebihan juga akan dirasakan pula, kesakitan sudah mulai dirasakan bagian perut dan panggul.

  1. Buang air lebih sering.
Satu minggu atau hari sebelum melahirkan umumnya bayi akan masuk pada tulang panggul ibu. Ini merupakan kondisi yang membuat rahim bersandar lebih sering di kandung kemih, tidak heran jika frekuensi buang air kecil semakin sering dari pada biasanya.

  1. Keluar lendir dan darah.
Masuk pada tanda-tanda melahirkan yang sudah harus diwaspadai, dimana terjadi keluarnya lendir atau bisa juga bercampur dengan darah dari vagina. Mempunyai warna yang bening, merah muda tetapi jumlah darah lebih sedikit, hal tersebut layaknya buang air yang dirasakan.

  1. Merasakan kontraksi palsu.
Kontraksi merupakan terjadinya pengencangan bagian perut yang bisa datang secara tiba-tiba lalu pergi. Umumnya hal ini terjadi mulai dari 30 sampai dengan 120 detik saja, tetapi ini hanya palsu. Berbeda dengan kontraksi sungguhan yang dapat membuat Anda kehilangan konsentrasi akibat rasa sakit tersebut.

  1. Perubahan pada serviks.
Tanda yang selanjutnya adalah bisa dilihat pada bagian serviks yang melunak atau menjadi lebih elastis. Umumnya hal itu akan membuat serviks membesar antara satu atau dua centimeter sebelum persalinan dimulai. Tetapi untuk kelahiran pertama, pembukaan 1 cm belum dapat dipastikan segera melahirkan karena masih ada tahapan lainnya.

  1. Air ketuban pecah.
Hal yang paling umum dikenal oleh banyak orang adalah pecahnya air ketuban menjadi tanda melahirkan. Umumnya para ibu hamil lebih dahulu merasakan kontraksi sebelum mengalami ketuban pecah. Bila hal itu sudah terjadi umumnya persalinan akan lebih cepat menyusul.

Itulah beberapa indikasi yang bisa diperhatikan oleh para ibu hamil dengan pasangan supaya lebih siaga ketika melihat tanda tersebut. Jaman sekarang ini memang lebih canggih, begitu pula melahirkan. Banyak proses atau cara melahirkan yang bisa menjadi pilihan, paling sering operasi caesar yang dikatakan lebih mudah dan cepat. Selain itu dengan operasi para ibu hamil juga tidak perlu merasakan tanda-tanda melahirkan yang sakit. Karena ketika dalam pemeriksaan dikatakan sudah siap bisa langsung dikeluarkan.

Popular Posts