Selasa, 13 Februari 2018

Untuk memperoleh Lantai Kayu yang bermutu serta sesuai dengan harapkan, maka manfaat material kayu tersebut maksimal, wajib diperhatikan berbagai hal, diantaranya merupakan wajib memilih tipe kayu yang tahan cuaca serta rayap. Umpama, kayu jati, eboni, logam alias ulin, damar laut, bangkirai, serta merbau. Tidak hanya itu wajib di pastikan kayu yang dipakai mempunyai kadar air yang sangat minimal. Sebab kandungan air tinggi bisa membikin kayu menjadi memuai, susut, alias retak. Tidak hanya itu perbuat pula proses finishing serta pelapisan saat dengan zat anti rayap. Serta apabila ingin memperoleh tekstur permukaan, pakailah pelitur alias vernis, bisa juga dengan mengecatnya dengan cat kayu.


Untuk Lantai Kayu bakal lebih baik memakai kayu tipe solid, sebab kayu solid tersebut tahan dari serangan rayap tidak hanya mempunyai tekstur yang cantik. Tidak hanya itu buat susunan kayu yang sebanding dengan bidang furniture. Pemasangan Lantai yang memanjang bisa memakai susunan vertical, sedangkan yang melebar bisa horizontal. Susunan yang tepat mempermudah perletakkan furniture. Supaya desain lantai kayu maksimal, sebaiknya pastikan kondisi muka lantai dasar rata serta rapi. Lantai tidak rata bisa merusak kayu serta suasana ruang.

Untuk hasil yang maksimal wajib dikerjakan oleh instaler yang profesional, serta untuk Pemasangan Lantai Kayutidak memerlukan waktu lama, sebab hanya memerlukan waktu 1-2 hari.

Pemasangan Lantai Kayu tidak wajib membongkar Lantai lama, semacam Lantai keramik, marmer, lantai semen ACIAN serta lantai kayu lama bisa di tumpuk dengan lantai kayu kita.

Pada dasarnya Lantai Kayu Parket hanya sanggup alias bisa menahan air dari lapisan atas saja. Oleh sebab itu pencucian lantai kayu tidak diperbolehkan, sangat di anjurkan untuk memakai alat pembersih lantai khusus. Pada dasarnya tumpahan air pada lantai kayu tidak terlalu berpersoalan, asal sesegera mungkin dikeringkan (tidak ditinggalkan berhari-hari).

KELEBIHAN LANTAI KAYU
Kelebihan memakai Lantai Kayu Parket merupakan, sejuk waktu panas, hangat waktu dingin, Indah & anggun, Enjoy Akrab, Tidak Masuk angin kalau ditiduri, Hygienic & Non Allergy, Tidak membongkar & merusak lantai awal. kondisi lapisan tidak hingga mengelupas (10 tahun garansi), Tahan noda & Tahan Gores (ada lapisan corundum crystal), Tidak berobah warna (10 tahun garansi), Tahan api rokok (ada lapisan corundum crystal), Tahan air & waterproof (lapisan atas laminate).

Selain tersebut diatas lantai Kayu Parket mempunyai tidak sedikit warna & corak untuk menyesuaikan dengan interior yang diharapkan, Tidak bau, tidak nempel debu & mudah dibersihkan, Mudah diperbaiki & diganti, Tidak luka parah kalau jatuh di atasnya, Tidak berisik pada saat diinjak, Tidak butuh diamplas, diwax/difinish ulang, Tapi di sambungan & tidak lengkung, Berkualitas tinggi & ekonomis, Tidak lembab di ruang AC, Tepat untuk daerah tropis maupun pegunungan, Tepat untuk ruangan audio & video anda, Ekonomis waktu Pemasangan Lantai & pemeliharaan Lantai, Didukung accesories untuk keindahan ruangan anda, tidak butuh di tambah lapisan pelindung, tidak butuh membongklar lantai lama.

Selain itu, tutorial yang paling baik untuk perawatan lantai Kayu Parket bisa melewati petunjuk khusus yang direkomendasikan oleh pabrik Lantai Parket yang memproduksinya. Tapi dengan cara umum untuk pembersihan serta pencegahan terjadinya kerusakan Lantai Parket di rumah.

Senin, 12 Februari 2018

  • Februari 12, 2018
1. Kapasitas AC.
Perhatikan kapasitas suatu  AC yang tercantum dalam BTUH (British Thermal Unit Per Hours). Satuan BTUH tersebut menentukan kapasitas suatu  AC luar biasa/menyerap panas dalam satu jam. Sebab pada dasarnya AC bekerja dengan tutorial hebat panas dari ruangan serta bukan mendinginkannya, sehingga sebutan yang tepat untuk AC merupakan penyerap panas, bukan pendingin ruangan.

Cara Tepat Membeli AC

2. Hitung daya kapasitasnya.
Umpama AC dalam ruangan kamar tidur 1 PK merk X memiliki kapasitas 10.000 btu/h serta power consumption 1.200 watt. Menurut konversi unit satuan 1 PK = 2.544 btu/h = 746 watt.

3. Tentukan merk AC serta jangan tergiur dengan harga yang terjangkau.
Di pasaran, Kamu bakal menemukan AC 1/2 PK merek tertentu yang konsumsi dayanya hanya 340 watt, sementara AC 1/2 PK merk lain konsumsi dayanya 800 watt. Umpama AC 1/2 PK merk A konsumsi dayanya 355 watt dengan harga beli Rp 2.400.000,-, sedangkan AC merk B konsumsi dayanya 800 watt dengan harga beli Rp 2.000.000,- serta dua-duanya memilki kapasitas yang sama yaitu 5000 btu/h. Bila hanya dengan menonton harganya, Kamu pasti bakal memilih AC merk B yang harganya lebih terjangkau. Tetapi pastinya jangan sekedar memilih AC terjangkau.

Tetapi kalau Kamu mau sedikit beruntung, selisih daya 800W-355W = 445 Watt, wajib Kamu bayat mahal setiap bulannya. Kalau kami anggapankan sehari AC dinasibkan 8 jam serta harga per kWh PLN = Rp 600 maka per harinya Kamu telah bayar 0.445 kWh x 8 jam x RP 600,- = Rp 2.136 lebih mahal. Dengan demikian dalam sebulan Kamu wajib bayar dengan selisih 30x Rp 2.136 = Rp 64.080,- lebih mahal.

4. Perhatikan Letak Pemasangan AC.
Suhu udara yang dikeluarkan oleh AC bakal sangat tergantung dari panas ruangan. Hal yang mempengaruhi panas ruangan antara lain luas ruangan, luas dinding, bahan pembuat dinding, jumlah lampu, jumlah penghuni ruangan, arah kedatangan sinar matahari dsb.

5. Memilih tipe AC. Berdasarkan jenisnya ada 4 tipe AC yang tak jarang dipergunakan pada rumah tangga yaitu Ac split, window, cassette serta Standing AC.

1) Tipe AC Split memisahkan tahap ‘ruang dalam’ (indoor) dengan ‘ruang luar’ (outdoor). Noise yang dihasilkan ketika pendingin bekerja menjadi lebih lembut sebab letaknya yang terpisah. Tepat untuk ruangan yang membutuhkan ketenangan, semacam ruang tidur, ruang kerja alias perpustakaan. Carilah tempat jual AC split yang pas.

2) Tipe AC Window, biasanya meletakkan posisi indoor serta outdoor bersatu dalam segi yang berlawanan. Biasanya dipilih sebab pertimbangan keterbatasan ruangan, sepreti pada rumah susun. Serta oleh sebab bentuknya yang biasanya besar, tipe AC ini relatif lebih aman dari pencurian.

3) AC tipe Cassette, cenderung lebih susah dalam pemasangannya. Biasanya tepat untuk dipasang di suatu  gedung bertingkat (berlantai tak sedikit).

4) Standing AC. Tipe AC ini tepat dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan situasional serta mobile sebab manfaatnya yang mudah dipindahkan, semacam seminar, pengajian outdoor dsb.

Popular Posts